Pengertian Harddisk adalah komponen komputer yang memiliki ruang penyimpanan data dan informasi. Komponen utama harddisk adalah pelat atau platter yang merupakan magnet yang bekerja sebagai penyimpan data, dimana pengguna komputer dapat menaruh atau menghapus data. Pelat magnetik yang berbentuk cakram ini terletak diatas spindle. Spindle berfungsi untuk memutar platter dalam kecepatan tertentu yang diukur dengan satuan rotation per minute atau RPM. Putaran harddisk ini menjadi indikator kualitas dari harddisk yang beredar. Umumnya yang beredar di pasaran adalah 5400 RPM, 7200 RPM dan 10000 RPM. Semakin cepat putaran harddisk, maka kecepatan baca dan tulis data juga akan berlipat.


Ada dua buah head yang terletak di tiap permukaan platter untuk membaca atau menulis data dan informasi di harddisk tersebut. Apabila sebuah harddisk memiliki tiga platter maka akan ada enam head. Head sendiri terhubung pada sebuah lengan yang disebut sebagai actuator arms. Actuator arms ini terpasang secara statis pada poros actuator yang mengatur gerakannya. Papan kendali mengendalikan gerakan poros actuator. Komunikasi dapat terjadi karena actuator dan komponen lainnya dibawah kendali papan kontrol. Kabel pita akan membawa informasi pertukaran informasi keluar dan masuk harddisk dan komputer.


Jumlah platter tergantung dari banyaknya data yang mampu ditampung oleh harddisk tersebut. Umumnya satu platter dapat menampung puluhan juta bit data yang dikelompokkan menjadi suatu kelompok besar yang memungkinkannya diakses dengan cepat dan tepat. Satu platter pada harddisk yang berkapasitas 80GB dapat menyimpan separo dari kapasitas. Maka dalam harddisk dengan kapasitas 80GB terdapat dua buah platter yang beroperasi secara simultan. Setiap platter mampu merekam dan menyimpan informasi dalam sebuah lingkaran konsentris yang disebut sebagai track. Track masih dibagi lagi menjadi sektor yang memiliki informasi sebesar 512 bit. Sektor dapat dikelompokkan lagi menjadi sebuah cluster yang menciptakan penulisan dan penyimpanan data menjadi lebih sederhana, efisien dan mengurangi resiko kesalahan.

Usia hardisk

Pabrikan harddisk memberikan peringatan bahwa harddisk akan rentan terhadap gangguan listrik setelah mencapai usia 3,5 tahun. Hal ini disebut Mean Time Between Failure atau MTBF. Namun harddisk yang melebihi usia MTBF pun masih bisa dipakai, hanya saja mudah mengalami masalah yang disebabkan oleh gangguan listrik yang menyebabkan harddisk mengalami kesalahan penulisan dan penyimpanan data. Suplai listrik yang mendadak terputus dapat mengakibatkan kesalahan penulisan dan pembacaan pada harddisk. Tegangan yang diperoleh jaringan listrik yang kurang dari 180 volt juga beresiko untuk merusak harddisk. Untuk itu diperlukan suatu alat untuk menstabilkan tegangan yang masuk ke dalam komputer anda yang biasa disebut AVR atau Auto Voltage Regulator.

Mengenal lebih jauh mengenai harddisk merupakan cara yang terbaik dalam merawat harddisk. Namun sayangnya baru-baru ini muncul sebuah media penyimpanan baru yang disebut dengan SSD atau Solid State Drive. Sistem kerjanya seperti Flashdrive atau memory card. Media penyimpanan ini tidak melibatkan sesuatu yang bergerak sehingga lebih dingin dan hemat energi. Harganya memang masih mahal namun terus menurun seiring waktu. Pada satu atau dua tahun kedepan, media penyimpanan ini mungkin akan menggantikan harddisk.

Kami berharap semoga penjelasan mengenai pengertian hardisk di atas bisa menambah pengetahuan kamu di bidang komputasi.

Dari blog lain ga tau namanya maaf ya

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s